Sabtu, 25 September 2021

10 Kekurangan Mengurus Server Sendiri Yang Perlu Anda Tahu

 

Ketika Anda melakukan upgrade dari shared hosting atau VPS dan ingin mencoba dedicated server, pasti Anda akan bingung untuk memilih layanan fully managed server atau unmanaged server. Keduanya memiliki selisih harga yang lumayan, tetapi sebenarnya terdapat service berbeda yang nantinya akan Anda dapatkan.

Untuk Anda yang memilih mengurus server sendiri memang bisa lebih murah, bahkan harganya tidak jauh beda dengan VPS. Tetapi perlu dicatat aka nada waktu, tenaga dan pikiran yang akan dikorbankan untuk mengurus dedicate server. Untuk Anda yang tahu pemrograman dan sudah familiar dengan server memilih unmanaged server ini bukan lagi masalah, tetapi untuk Anda yang masih awam perlu difikirkan lagi terutama kekurangannya.

Kekurangan Mengurus Server Sendiri

Kekurangan Mengurus Server Sendiri
Kekurangan Mengurus Server Sendiri

Berikut kami sudah merangkum mengenai 10 kekurangan mengurus server sendiri yang perlu Anda ketahui.

1. Biaya murah saat diawal

Yang pasti dari segi biaya memiliki selisih yang banyak jika dibandingkan dengan fully manage server. Tetapi ini hanya harga awal saja, kedepannya nanti jika terjadi masalah Anda akan menghubungi tim teknis dari server provider, dan itu biasanya tidak gratis. Belum lagi hitung-hitungan downtime website bisnis Anda jika terjadi masalah yang berdampak pada reputasi bisnis dan omzet penjualan.

2. Terlalu banyak seting konfigurasi

Konfigurasi Server
Konfigurasi Server

Jika Anda memilih opsi unmanage server, berarti Anda harus siap melakukan banyak konfigurasi server mulai dari 0. Jika Anda memilih mengurus server sendiri, berarti Anda menyewa server yang masih kosong, Anda perlu melakukan beberapa installasi penting berikut:

  • Install OS mau Linux atau Windows
  • Control panel yang digunakan
  • Database server
  • Setting network
  • Setting hostname
  • Install security
  • Setting FTP
  • Backup
  • Dan sebagainya

3. Resiko seting root access tinggi

Root access ini memiliki hak akses level tertinggi dalam server, jadi Anda bebas melakukan apa saja terhadap computer server. Beberapa pengaturan yang bisa dilakukan seperti:

  • Editing file
  • Change system server
  • Setting user privileges
  • Install software
  • Server configurations

Anda perlu hati-hati dalam menuliskan syntax pada terminal, jika salah setting server Anda bisa rusak yang mengaibatkan server Anda menjadi down, maka untuk Anda yang menggunakan unmanage server pastikan untuk melakukan backup, jadi bisa dilakukan restore saat terjadi error pada server.

4. Harus rajin backup data server

Backup Database Server
Backup Database Server

Untuk layanan backup biasanya ada additional cost sendiri saat membeli dedicated. Jadi untuk Anda yang memilih mengurus dedicated server sendiri supaya sering melakukan backup rutin setiap waktu, jadi jika ada masalah tinggal melakukan restore saja. Pastikan juga koneksi internet yang Anda gunakan memiliki kecepatan yang tinggi, karena ini akan berpengaruh pada kecepatan saat melakukan download file backup.

5. Harus siap menjaga keamanan server

Server juga memerlukan keamanan lebih dengan menambahkan software security agar tidak terkena malware, virus atau serangan dari hacker. Ada beberapa server antivirus software yang bisa pilih seperti Immunify 360, Bitdefender GravityZone Endpoint Security, Comodo Server Antivirus, Avira Antivirus Server, Kaspersky Endpoint Security Cloud Plus dan lainnya. Semuanya memiliki lisensi berbayar, untuk lebih murahnya Anda bisa membeli bersaam paket dedicated server, biasanya harga lebih murah dari website officialnya.

5. Melakukan update sorfware sendiri

Untuk Anda yang pernah menggunakan layanan shared hosting cPanel pasti tidak sampai mikir tentang update software pada layanan hosting, karena saat membeli layanan shared hosting sudah sepaket dengan management hosting. Paling yang perlu diupdate hanya versi WordPress, plugin dan juga versi PHP.

Tetapi berbeda bagi Anda yang membeli layanan server unmanage, Anda harus melakukan update sendiri semua aplikasi yang terinstall di server. Tentunya ini akan membutuhkan waktu yang lama dan belum lagi jika nanti ada yang tidak kompatibel sehingga mengakibatkan server bermasalah.

7. Selalu monitoring performa

Monitoring Server
Monitoring Server

Untuk monitoring server sebenarnya sudah ada toolsnya, untuk Anda yang belum tahu bisa membuka di pembahasan mengenai 10 tools monitoring server terbaik. Dengan tools ini Anda bisa memonitoring server secara realtime, jika ada gangguan bisa juga mengirimkan notifikasi email kepada Anda.

Tetapi apakah mungkin Anda selalu menghadap computer untuk melakukan maintenance server langsung setelah mendapat notifikasi? Nah untuk menjaga uptime server  lebih baik untuk masalah server bisa menggunakan layanan full manage server dari provider yang diawasi 24 jam x 7 hari oleh tim yang sudah berpengalaman.

8. Uptime server rendah

Uptime server adalah perhitungan waktu online dari server, fadi semakin rendah uptime server berarti server banyak mengalami down bahkan mati. Efeknya yang pasti website akan offline tidak bisa diakses oleh siapapun, jadi bisa merugikan Anda sebagai pemilik website.

Ini bisa dihindari kalau Anda memang sudah ahli datam seting dan manage server. Butuh keahlian khusus dan pengalaman untuk mengurusi server hosting. Contoh saja untuk perhitungan uptime server 99%, jadi perhitungannya ((60 menit x 24 jam) 30 hari)= 1440 menit x 30 hari = 43.200 menit : 99% = 432 menit (7 jam 12 menit). Jadi selama sebulan saja website Anda sudah down/offline 7 jam 12 menit untuk uptime server 99%.

9. Konten website kurang terurus

Karena terlalu sibuk melakukan konfigurasi server, maka konten website Anda pasti kurang terurus. Selain itu dari segi tampilan ataupun optimasi SEO pasti juga kurang terurus. Jadi website yang Anda kelola tidak bisa maksimal.

10. Support yang berbayar

Customer Service Support
Customer Service Support

Untuk Anda yang membeli server unmanage, biasanya akan ada biaya untuk mengurus server saat terjadi kendala, biayanya beragam bisa hitungannya sekali install atau bisa juga hitungan jam. Yang pasti ini akan menambah biaya dalam mengurus server, ujung-ujungnya harganya bisa sama dengan dedicated server management jika Anda selalu minta support kepada tim teknis dari provider server.

Nah demikian pembahasan mengenai 10 kekurangan mengurus server sendiri. Bagaimana apakah Anda masih berencana untuk mengurus server sendiri? Jika Anda belum mahir dalam pemrograman dan server, kami tidak merekomendasikan untuk memilih unmanaged server, lebih baik membeli fully managed server untuk lebih amannya.

Pengertian Lengkap LAN, MAN, WAN & Contohnya

 

Ada begitu banyak jenis jaringan komputer yang ada, mungkin sulit untuk memahami perbedaan di antara mereka. Jaringan memungkinkan komputer untuk terhubung dan berkomunikasi dengan komputer yang berbeda melalui media apa pun.

Tahukah Anda tentang pengertian lan man wan? LAN, MAN, dan WAN adalah semua singkatan dalam industri teknologi komputer. LAN, MAN dan WAN merupakan tiga jenis utama jaringan yang dirancang untuk beroperasi di area yang dicakupnya. Ada beberapa persamaan dan perbedaan di antara mereka.

Salah satu perbedaan jaringan lan man wan adalah wilayah geografis yang dicakupnya.  Yaitu LAN mencakup wilayah terkecil, MAN mencakup area yang lebih besar dari LAN, dan WAN terdiri dari yang terbesar.

Apa Itu Jaringan LAN

Local Area Network
Local Area Network

LAN atau Local Area Network menghubungkan perangkat jaringan sedemikian rupa sehingga komputer pribadi dan workstation dapat berbagi data, alat, dan program. Kelompok komputer dan perangkat dihubungkan bersama oleh switch atau stack switch menggunakan skema pengalamatan pribadi seperti yang didefinisikan oleh protokol TCP / IP.

Pada batas LAN ada router yang menghubungkannya ke WAN yang lebih besar. Transmisi data pada LAN sangat cepat karena jumlah komputer yang terhubung terbatas. LAN menggunakan perangkat keras yang relatif murah (seperti hub, adaptor jaringan, dan kabel Ethernet). LAN mencakup area geografis yang lebih kecil (Ukuran terbatas beberapa kilometer) dan dimiliki secara pribadi.

Orang dapat menggunakannya untuk gedung, kantor, rumah, rumah sakit, sekolah, dll. LAN mudah dirancang dan dirawat. Media komunikasi yang digunakan untuk LAN memiliki kabel twisted pair dan kabel coaxial. Ini mencakup jarak pendek, sehingga kesalahan dan kebisingan dapat diminimalkan. LAN pada awalnya memiliki kecepatan data dalam kisaran 4 hingga 16 Mbps.

Saat ini, kecepatan mampu mencapai 100 atau 1000 Mbps. LAN terkecil hanya dapat menggunakan dua komputer, sedangkan LAN yang lebih besar dapat menampung ribuan komputer. LAN biasanya bergantung pada koneksi kabel untuk meningkatkan kecepatan dan keamanan, tetapi koneksi nirkabel juga bisa menjadi bagian dari LAN.

Toleransi kesalahan LAN lebih besar daripada MAN dan WAN dan ada sedikit kemacetan di jaringan ini. Sebagai contoh: Banyak siswa bermain Counter Strike di ruangan yang sama (tanpa internet).

Apa Itu Jaringan MAN

Metropolitan Area Network
Metropolitan Area Network

MAN atau Metropolitan Area Network mencakup area yang lebih besar daripada LAN dan area yang lebih kecil dibandingkan dengan WAN. Ini menghubungkan dua atau lebih komputer yang terpisah tetapi berada di kota yang sama atau berbeda. Ini mencakup area geografis yang luas dan dapat berfungsi sebagai ISP (penyedia layanan internet).

MAN dirancang untuk pelanggan yang membutuhkan konektivitas berkecepatan tinggi. Kecepatan MAN berkisar dalam hal Mbps. Sulit untuk merancang dan memelihara Jaringan Area Metropolitan. Toleransi kesalahan dari MAN lebih sedikit daripada LAN dan juga ada lebih banyak kemacetan di jaringan. Kecepatan transfer data dan penundaan propagasi dari MAN adalah moderat.

Perangkat yang digunakan untuk transmisi data melalui MAN adalah: Modem dan Kawat / Kabel. Contoh MAN adalah bagian dari jaringan perusahaan telepon yang dapat menyediakan saluran DSL berkecepatan tinggi kepada pelanggan atau jaringan TV kabel di kota.

Apa Itu Jaringan WAN

Wide Area Network
Wide Area Network

WAN atau Wide Area Network adalah jaringan komputer yang membentang di wilayah geografis yang luas, meskipun mungkin terbatas dalam batas-batas negara. WAN dapat berupa koneksi LAN yang menghubungkan ke LAN lain melalui saluran telepon dan gelombang radio dan mungkin terbatas pada perusahaan (korporasi atau organisasi) atau dapat diakses oleh publik.

Teknologi ini mempunyai kecepatan tinggi dan relatif mahal. Ada dua jenis WAN: Switched WAN dan Point-to-Point WAN. WAN sulit untuk dirancang dan dirawat. Mirip dengan MAN, toleransi kesalahan WAN lebih sedikit dan ada lebih banyak kemacetan di jaringan. Media komunikasi yang digunakan untuk WAN adalah PSTN atau Satellite Link.

Karena transmisi jarak jauh, kebisingan dan kesalahan cenderung terjadi pada WAN. Kecepatan data WAN lambat, yakni sekitar kecepatan LAN ke-10, karena ini melibatkan peningkatan jarak dan peningkatan jumlah server dan terminal, dll. Kecepatan WAN berkisar dari beberapa kilobit per detik (Kbps) hingga megabit per detik (Mbps).

Penundaan propagasi adalah salah satu masalah terbesar yang dihadapi di sini. Perangkat yang digunakan untuk transmisi data melalui WAN adalah: Kabel optik, Gelombang Mikro dan Satelit. Contoh dari Switched WAN adalah jaringan mode transfer asinkron (ATM) dan Point-to-Point WAN adalah saluran dial-up yang menghubungkan komputer rumah ke Internet.

Berdasar pengertian lan man wan di atas, LAN lebih memiliki banyak keunggulan. LAN memberikan keandalan yang sangat baik, tingkat transmisi data yang tinggi, dapat dengan mudah dikelola, dan juga dapat berbagi perangkat periferal. Namun LAN tidak dapat mencakup kota atau kota dan untuk itu dibutuhkan MAN yang dapat menghubungkan kota atau sekelompok kota secara bersamaan.


Sejarah linux dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

 

Sejak kapan Anda mengenal Linux? Bagi Anda yang sudah lama berkecimpung di dunia IT pasti sudah tidak asing lagi dengan yang namanya linux. Sistem operasi ini popular digunakan karena bersifat gratis dan bisa dikembangkan.

Source code yang dibagikan ke publik membuat sistem ini bisa dimodifikasi, dapat mengintegrasi fungsi baru maupun menghilangkan dan menemuan bug pemrograman dengan cepat.

Memang benar bahwa sistem operasi linux biasanya digunakan oleh user ahli karena dalam menggunakannya membutuhkan keahlian tertentu seperti instalasi sistem, penggunaan aplikasi, dan juga konfigurasinya. Hal ini sedikit berbeda dengan OS Windows yang cenderung user-friendly, baik dari segi pengoperasian maupun tampilannya.

Sejarah Singkat Linux Pada Awal Keberadaanya

Sejarah linux dan Perkembangannya dari Masa ke Masa
Sejarah linux dan Perkembangannya dari Masa ke Masa

Sejarah linux dimulai pada tahun 1991 oleh pria kebangsaan Finlandia bernama Linus Torvalds. Seorang Linus Torvalds muda, tepatnya saat menjadi mahasiswa mulai membagikan source code (kode sumber) kernel linux via internet seukuran disket.

Pada waktu itu ia tidak pernah menyangka apa yang diperbuatnya akan melahirkan bisnis tak ternilai di kemudian hari. Linus muda juga tidak pernah menyangka bahwa sistem operasi linux akan menjadi sistem operasi yang paling menjanjikan. Itulah awal mula sejarah dan perkembangan linux.

istem operasi linux terbaru ini bisa juga dibenamkan dalam server, tablet PC, komputer dekstop, handphone, PDA, GPS, mobil, robot, bahkan hingga pesawat buatan NASA.

Sejarah Linux Lebih Lengkap

Berawal pada tahun 1969, para peneliti dari AT&T’s Bell Laboratories mulai mengimplementasikan sistem operasi Unix. Kemudian hasil eksperimen itu dirilis pertama kali pada 1971 menggunakan bahasa assembly sebelum kemudian pada 1973  diubah menjadi bahasa C.

Nah, penggunaan bahasa tingkat tinggi pada waktu itu membuat sistem operasi unix bisa dengan mudah digunakan di banyak platform komputer. Lalu unix terus melambung dengan pesat dengan diberikannya lisensi gratis oleh AT&T’s Bell Laboratories.

Akan tetapi, pada 1984, unix dijual sebagai produk berbayar karena AT&T memutuskan untuk memisahkan diri dari Bell Lab.

Dimulai awal tahun 1990, program untuk sistem operasi unix telah berhasil diperbanyak dan mulai dilengkapi meski elemen seperti kernel masih belum terlengkapi.

Karena itulah, Linus Torvalds mulai tertarik dengan OS jika  saja  waktu itu sudah ada kernel GNU tentu dia tidak akan memulai  proses pembuatannya.

Nah, pada 1991 inti sejarah linux dimulai. Jadi, Linus sebagai mahasiswa Universitas Helsinki pada waktu itu mulai penasaran dengan sistem operasi. Tapi, ia frustasi karena lisensi MINIX  waktu itu cuma bisa diakses untuk kepentingan pendidikan.  Karena itulah ia membuat kernel sendiri yakni Linux.

Ia pun mengembangkan Linux di MNIX sampai matang. Kemudian Linus mengganti lisensi MINIX jadi GNU GPL. Kemudian, pengembangan terus dilakukan oleh para profesional hingga terjadi integrasi antara Linux kernel dengan komponen GNU.

Kolaborasi tersebut menghasilkan sistem operasi gratis yang dapat melakukan fungsinya dengan utuh.

Dulunya Linus Torvalds  ingin memberi nama kernelnya dengan nama Freak, gabunagn dari free, freak, dan Unix. Bahkan di awal pekerjaannya, ia sudah memberi nama Freak di beberapa file. Pada waktu itu, ia pun sempat mempertimbangkan nama “LINUX” tapi ia hiraukan karena dianggap mementing kepentingan prbadi.

Nah, baru pada masa perkembangan, file hasil pembutan diunggah pada FTP server. Kemudian, salah seorang kawannya di FTP Server menilai bahwa nama Freax kurang menarik.

Tanpa konsultasi dulu dengan Linus, ia mengubah nama dari project menjadi LINUX. Pada akhirnya  Linus teteap menyetujui penggantian nama tersebut dan sejak saat itulah nama LINUX dipakai hingga saat ini dan melengkapi sejarah linux sampai sekarang.

Sejarah Perkembangan Linux

Linux
Linux

Sejarah sistem operasi linux cukup panjang. Pada periode pengembangan, linux diterapkan pada lingkungin produksi diawali dengan komunitas. Pada saat itu, organisasi besar seperti NASA sudah mulai memakai komputer dengan sistem operasi linux dan mengganti mesin mahal mereka.

Kemudian, komersialisasi semakin besar saat HP (Hewlett-Packarge), IBM, dan Dell mulai memberikan dukungan pada linux dan meninggalkan dari monopoli microsoft sebagai pasaran sistem operasi pada waktu itu.

Saat ini linux sudah digunakan di berbagai perangkat mulai dari embedded atau sistem tertanam hingga super komputer. Banyak organisasi, individu, maupun perusahaan yang mengembangkan linux dengan berbagai macam distribusinya.

Selain itu, linux pun juga sudah dipercaya untuk menjadi sistem operasi pemasangan server jika dibandingkan sistem operasi yang lain. Adanya distro linux juga semakin ramai di pasaran, penggunaannya pada komputer dekstop juga semakin sulit ditandingi.

Tidak hanya di komputer komersil, linux juga digunakan di tablet andrid dan ponsel, amazon, kamera, televisi, DVD player, pesawat, NYSE (New York Stock Echange), LHC (Large Hadron Collider), OLPC (One Laptop Per Child), sampai ke Layanan Pos AS.

Penutup

Itulah pembahasan mengenai sejarah sistem operasi linux, cara kerja linux, penamaan linux, perkembangan linux, sampai penggunaannya saat ini. Meski banyak orang yang lebih mengenal Windows sebagai sistem operasi, tapi masih banyak yang menggunakan linux, utamanya orang yang bekerja di bidang teknologi dan jaringan..


Mengenal Lorem Ipsum: Teks Standar yang Berumur Ribuan Tahun

 

Hal apa yang terbesit di benak Anda ketika mendengar kata Lorem Ipsum? Bagi sebagian Anda, mungkin sudah tahu mengenai pengertian lorem ipsum. Namun, sebagian lain, akan cukup asing dengan kata lorem ipsum.

Tidak heran, jika sebagian Anda tidak mengetahui pengertian lorem ipsum karena kata tersebut bukan merupakan Bahasa Indonesia dan padanan kata lorem ipsum sering digunakan untuk orang-orang pada bidang IT khususnya bidang desain grafis dan tulis menulis.

Lorem Ipsum sendiri akan sering ditemui bagi Anda yang berkecimpung di dunia grafis. Sebab lorem ipsum merupakan template yang berisikan teks untuk menggambarkan layout dari sebuah grafis atau pada sebuah web dalam membingkai sebuah tulisan.

Sedikit membingungkan? Di bawah akan dijeskan mengenai pengertian lorem ipsum, sejarahnya dan contoh dari lorem ipsum.

Apa Itu Lorem Ipsum?

Pengertian Lorem Ipsum
Pengertian Lorem Ipsum

Sudah disebutkan di muka, pengertian lorem ipsum adalah sebuah template/teks standar yang difungsikan untuk menempatkan elemen grafis atau untuk membingkai penempatan/penataan huruf (typesetting) di dalam sebuah layout grafis, artikel, dan bisa juga digunakan pada sebuah presentasi.

Sejarah lorem ipsum sudah muncul sejak tahun 1500an. Sejarah ditemukannya lorem ipsum berawal dari seorang tukang cetak, yang mengambil sebuah teks. Kemudian teks tersebut diacak untuk kemudian dijadikannya buku dan contoh huruf.

Profesor Bahasa latin asal Amerika Serikat, bernama Richard McClintock, menyebut bahwa lorem ipsum merupakan bagian dari sebuah naskah sastra klasik pada era 45 sebelum masehi. Tidak main-main, naskah tersebut menurut sang professor sudah berumur 200 tahun lebih.

Lorem ipsum yang sampai sekarang digunakan ternyata berasal dari sebuah penggalan paragraf bagian 1.10.32 dan 1.10.33 dari naskah de Finibus Bonorum et Malorum (Sisi Ekstrem dari Kebaikan dan Kejahatan) sebuah karya dari seorang orator, negawaran juga filsuf pada masa romawi yang bernama Cicero.

Pertanyaan selanjutnya, mengapa Anda menggunakan lorem ipsum sebagai teks standar di dalam sebuah desain?

Lorem ipsum yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu dan sekarang masih digunakan sebagai teks standar, dianggap mempunyai persebaran teks huruf yang baik dan merata. Sehingga Anda akan melihatnya sebagai teks biasa.

Selain itu, lorem ipsum yang digunakan sebagai teks standar dimaksudkan agar orang-orang yang melihatnya tidak terpaku pada arti kalimat lorem ipsum secara harfiah. Namun, akan terfokus pada elemen desain grafis.

Mengapa Anda tidak harus terpaku pada arti teks lorem ipsum? Jawabanya karena lorem ipsum hanya sebagai sebuah dummy text saja.

Contoh Lorem Ipsum

Pada penggunaannya sekarang, teks lorem ipsum memiliki perbedaan dengan teks asli di dalam naskah asli Cicero.

Dari berbagai sumber, contoh teks lorem ipsum berasal dari bahasa latin. Teks tersebut lalu dijadikan lorem ipsum template yang kini digunakan oleh banyak orang.

Ditambah, banyak variasi lorem ipsum. Ada huruf-huruf yang dihilangkan dari teks lorem ipsum berbahasa latin. Alasanya agar lorem ipsum tersebut tidak terasa asing dan dekat dengan basasa inggris.

Jika dibahasa Indonesiakan, lorem ipsum nyaris sulit untuk dimengerti. Selain berasal dari Bahasa latin, lorem ipsum sendiri memang hanya difungsikan sebagai contoh rangkaian teks saja.

Mengenai bagaimana contoh lorem ipsum, sekarang sudah banyak tersedia dari berbagai sumber di internet. Anda tinggal memilih, template yang sesuai yang akan Anda gunakan.

Kalimat per kalimat dari contoh lorem ipsum, nyaris sulit untuk mengungkapkan arti harfiahnya, seperti sudah disebutkan pada paragraf sebelumnya. Maka dari itu, contoh lorem ipsum digunakan agar orang-orang tidak terpaku ke dalam teksnya tetapi kepada tampilan desainnya.

Sebagian orang menganggap teks lorem ipsum tidak memiliki makna apa-apa. Bahkan, ada yang menyebut lorem ipsum bukan berasal dari Bahasa latin kendati Bahasa awal dari lorem ipsum ialah Bahasa latin.

Namun, Richard McClintock membantahnya. Menurutnya, lorem ipsum merupakan Bahasa latin dan di dalam teksnya terdapat makna.

Seiring berjalannya waktu, penggunaan lorem ipsum kini dibantu oleh berbagai perangkat lunak. Perangkat lunak tersebut berfungsi menggenerate lorem ipsum (lorem ipsum generator) secara acak. Hebatnya, kendati secara acak, teks tersebut tidak akan berulang secara berdekatan.

Akan tetapi, teks yang dihasilkan akan berbeda dari teks lorem ipsum yang sebenarnya. Bahkan hanya sedikit sekali yang mirip dengan teks lorem ipsum.

Sebab perlu ditekankan kembali, digunakannya teks lorem ipsum, hanya sebagai contoh/template, bagaimana teks dibungkus atau dibingkai dalam sebuah desain, baik untuk website, artikel dan desain lainnya.

Berbagai situs pun sudah menyediakan lorem ipsum sekaligus dengan menggeneratenya. Memudahkan Anda dalam membuat sebuah tampilan desain, artikel atau ketika akan membuat dummy website.


7 Perbedaan MySQL dan MySQLi yang Perlu Diketahui

 

Bagi Anda yang ingin berkarir menjadi back-end developer ataupun full-stack developer, kiranya wajib mengenali apa saja perbedaan MySQL dan MySQLi. Sebab, keduanya memiliki ciri khas dan fungsi yang berbeda, meskipun sama-sama sebagai sistem manajemen database relasional.

Dibandingkan MySQLi, pengguna MySQL cukup banyak. Alhasil, diskusi dan petunjuk penggunaan MySQL lebih mudah ditemukan di forum-forum atau situs website. Sejumlah aplikasi kelas berat seperti Facebook, Twitter, dan Youtube juga menggunakannya.

Pengertian MySQL

7 Perbedaan MySQL dan MySQLi yang Perlu Diketahui
7 Perbedaan MySQL dan MySQLi yang Perlu Diketahui

Singkatnya, MySQL adalah sistem manajemen basis data yang masing-masing fungsinya menggunakan perintah dasar SQL atau Structured Query Language. SQL sendiri berfungsi sebagai bahasa penghubung antara aplikasi dengan server basis data. Berhubung sifatnya yang open-source, maka Anda bebas mengutak-atik pengaturan serta data di dalamnya.

Apabila aplikasi yang Anda buat melibatkan tumpukan Linux, Perl/Python, PHP, serta Apache, sebaiknya gunakan MySQL. Selain memiliki komunitas pengguna yang besar, MySQL juga mendukung penggunaan banyak bahasa pemrograman seperti C dan C++.

 

Pengertian dan Fungsi MySQLi

MySQLi merupakan versi terbaru atau hasil pengembangan dari MySQL. Oleh karena itu, seiring waktu, keamanan serta fitur debugging untuk mengatasi berbagai masalah pun ditingkatkan. Tak seperti MySQL yang terasa agak tertinggal. Inilah bedanya MySQL dan MySQLi yang cukup mencolok.

Penggunaan MySQLi akan jauh lebih optimal ketika memakai PHP 5 atau versi terbaru. Dengan PHP 5 atau versi terbaru, Anda bisa mengembalikan jumlah baris yang mulanya terpengaruh saat mengoperasikan MySQL tempo sebelumnya.

Selain itu, MySQLi juga bisa menghidupkan ataupun mematikan modifikasi database secara otomatis. Untuk fungsi selengkapnya bisa diurai sebagai berikut.

  • Bisa mengubah koneksi pada database sesuai keinginan
  • Mengembalikan pengaturan karakter yang sebelumnya dibuka
  • Melakukan transaksi saat ini dengan bantuan dari API
  • Membuat koneksi khusus ke server MySQL
  • Melakukan operasi debugging
  • Mengembalikan ID utas untuk koneksi saat ini
  • Mentransfer hasilnya yang sudah ditetapkan dari kueri terakhir
  • Membuat koneksi yang aman dengan menggunakan SSL
  • Menjalankan kueri SQL
  • Dan lain-lain

 

Apa Perbedaan MySQL dan MySQLi?

database mysql
database mysql

Melihat perbedaan MySQL dan MySQLI memang sebaiknya dari perspektif yang berbeda agar bisa menarik kesimpulan secara menyeluruh. Mulai dari segi paradigma pemrograman, DBMS, laman antarmuka, hingga dukungan pernyataan.

1. DBMS

MySQL menggunakan fitur DBMS karena sifatnya yang lengkap sebagai sistem manajemen basis data relasional. Sedangkan MySQLi tidak karena ekstensi ke antarmuka sudah disediakan oleh MySQL. Untuk arsitekturnya sendiri seluruhnya bisa dibangun menggunakan database yang ada pada MySQL.

2. Paradigma Pemrograman

Ketika ditujukan untuk menanyakan database, MySQL memiliki pendekatan secara khusus. Objek pada hasil kueri juga dihitung sebagai bagian dari prosedur.

Sedangkan MySQLi memiliki pendekatan ganda baik secara objek ataupun yang berorientasi pada prosedural. Jadi Anda bebas ketika ingin memilih satu dari keduanya.

3. Antarmuka

Perbedaan MySQL dan MySQLi di PHP juga kental sekali jika merujuk pada kualitas antarmukanya. Soal ini, MySQL menggunakan antarmuka command-line yang mirip dengan konsol DOS.

Anda bisa membuat instruksi dari SQL yang kemudian tampil dalam format tabular.

Sedangkan untuk MySQLi menggunakan antarmuka graphical atau programmatic. Dengan fitur tersebut, Anda bisa memberikan perintah dengan cara menekan tombol dan hasilnya bisa tampil di laman terpisah.

4. Bahasa Pemrograman yang Sering Ditulis

MySQL mendukung berbagai bahasa pemrograman. Misalnya ketika Anda hendak menggunakan bahasa C, C++, Python, dan lain-lain. Sedangkan untuk MySQLi seringkali menggunakan bahasa scripting PHP.

5. Tingkat Kerawanan saat Terserang Injeksi SQL

Inilah yang kerap kali menjadi momok menakutkan bagi seorang programmer yang menangani database di MySQL. Dibandingkan MySQLi, keamanan MySQL lebih rawan. Injeksi SQL ini bisa terjadi ketika ada seorang peretas /hacker yang menyuntikkan permintaan di bagian input pengguna.

SQL
SQL

Sedangkan untuk MySQLi memang didesain untuk menangkal serangan injeksi SQL. Pada saat ada kueri SQL yang dikirimkan lewat input pengguna, maka MySQLi langsung mengembalikan kesalahan tersebut dan tidak menjalankan kueri.

6. Dukungan Transaksi

Perbedaan MySQL dan MySQLi juga bisa ditengarai lewat dukungan transaksi. Pada MySQL, mesin InnoDB-nya sudah dilengkapi dengan transaksi ACID. Adanya properti ini berfungsi untuk memastikan datanya sudah akurat dan lengkap.

Nah, transaksi pada MySQLi menggunakan dukungan dari API. Adanya API bisa berfungsi untuk mengaktifkan ataupun mematikan mode komit secara otomatis. Begitu pula ketika Anda hendak melakukan ataupun mengembalikan transaksi.

7. Dukungan Banyak Pertanyaan

MySQL memiliki kemampuan dalam hal mengirim pertanyaan ke server sekaligus. Hal ini bisa menghemat data saat terjadi permintaan secara arus-balik dari klien ke server. Jadi, semua pengaturan hasil yang kembali dari server sudah langsung bisa dinikmati oleh pengguna.

MySQLi juga memiliki kemampuan yang sama. Perbedaan MySQL dan MySQLi pada poin ini bisa ditengarai dari segi landasannya. Misalnya saat Anda hendak mengirim permintaan pertanyaan, bisa menggunakan database MySQL sebagai landasan. Sedangkan untuk MySQL harus membuat data baru agar bisa berfungsi.

Untuk programmer yang baru memulai, sebaiknya pilih mana? Para profesional menyarankan untuk menggunakan MySQL dulu. Sebab didukung oleh komunitas yang besar di lingkup dunia maupun nasional sehingga bisa dilakukan secara bertahap. Nanti juga terasa sendiri betapa signifikan perbedaan MySQL dan MySQLi itu.

Tips dan Trik Hack Dari Command Prompt Windows 10

 

Sistem Operasi Windows merupakan OS terpopuler di kalangan pengguna komputer desktop dan laptop. Tak hanya itu, bahkan sekarang ini sistem operasi dari sebuah PC identik dengan Windows. Walaupun ada perangkat lunak lain yang bersaing dengan produk besutan Microsoft ini.

Dengan berbagai perbaruan, Windows yang satu ini menyajikan kemajuan desain interface yang lebih halus. Walau sudah menggunakan GUI (Graphical User Interface), Windows tetap menggandeng Command Prompt sebagai salah satu commander-nya.

Sebenarnya apa itu Command Prompt? Dan apa saja fungsi serta perintah Command Prompt Windows 10? Berikut ini uraian lengkapnya!

Apa itu Command Prompt?

Apa Itu Command Prompt
Apa Itu Command Prompt

Command Prompt didefinisikan sebagai aplikasi berbasis text yang berfungsi untuk menerjemahkan perintah yang dimasukkan oleh user. Command Prompt ini hanya ada di aplikasi Windows, dan merupakan cikal bakal dari sistem operasi Windows yang kita kenal hingga sekarang.

Microsoft Windows 10 memang memiliki kemudahan akses pada aplikasinya karena berbasis GUI. Namun ada beberapa perintah yang hanya bisa dilakukan dengan menggunakan Command Prompt Windows.

Berbagai fungsi dari Command Prompt Windows diantaranya adalah menjalankan fungsi pengecekan jaringan (ping), memeriksa kondisi partisi harddisk, mengetahui alamat IP dan MAC Adress komputer, serta melakukan fiksasi bad sector pada harddisk. Selain itu, masih ada banyak lagi kegunaan dari perintah satu ini.

Ada berbagai shortcut Command Prompt yang bisa digunakan untuk menjalankan perintah-perintah melalui Command Prompt Windows. Di bawah ini kami sertakan berbagai perintah Command Prompt yang akan berguna bagi kehidupan anda.

Jenis-jenis Perintah Command Prompt

Perintah Command Prompt
Perintah Command Prompt

Command Prompt berisi perintah-perintah yang harus di-input-kan secara tertulis oleh user. Berbagai tips hacks Command Prompt bisa dilakukan dengan memasukkan perintah tertentu pada aplikasi. Berikut ini berbagai perintah Command Prompt yang sekiranya bermanfaat untuk anda.

1. Ping

Perintah aplikasi Command Prompt yang paling terkenal adalah Ping. Perintah yang satu ini bertujuan untuk mengecek koneksi jaringan, baik jaringan internet maupun antar komputer yang digunakan untuk file transfer. Cara penggunaan perintah yang satu ini adalah dengan mengetikkan “ping …” dengan alamat IP atau alamat web pada bagian titik-titik.

Ping yang berhasil akan menampilkan tulisan “Reply …”. Hal ini menandakan kualitas jaringan anda baik. Namun jika perintah tersebut tidak menghasilkan tulisan apapun, berarti ada yang salah dengan jaringan.

2. Ipconfig

Perintah Command Prompt ini digunakan untuk mengetahui alamat IP dari komputer yang anda gunakan. Ipconfig merupakan singkatan dari IP Configuration, dan memiliki berbagai kombinasi perintah lain sesuai dengan yang dibutuhkan.

Apabila anda ingin mengetahui alamat jaringan komputer anda sendiri, anda bisa mengetikkan “ipconfig” saja. Berbagai kombinasi perintah lain dari Command Prompt yang berkaitan dengan IP dan DNS diantaranya adalah :

  • Ipconfig /all : untuk menampilkan konfigurasi IP lengkap
  • Ipconfig /displaydns : untuk menampilkan DNS cache
  • Ipconfig /flushdns : untuk menghaspus DNS cache
  • Ipconfig /release : melepas semua koneksi
  • Ipconfig /renew : memperbarui semua koneksi
  • Ipconfig /registerdns : melakukan pendaftaran ulang DNS
  • Ipconfig /showclassid : menunjukkan DHCP pada Class ID
  • Ipconfig /setclassid : melakukan modifikasi terkait DHCP Class ID

3. Chkdsk

Salah satu perintah pada Command Prompt ini berkaitan dengan partisi harddisk. Fungsi ini akan menampilkan kondisi terkini dari sebuah disk, dan mendeteksi kesalahan yang ada di sana. Selain itu, Command Prompt shortcut ini juga mampu digunakan untuk memperbaiki kesalahan yang melekat pada harddisk.

4. Calc

Tahukah anda, “calc” adalah metode Command Prompt hacks yang mampu memudahkan kegiatan anda ketika ingin menghitung angka. Dengan mengetikkan perintah tersebut, anda tidak perlu susah-susah mencari aplikasi kalkulator pada menu Start Windows.

5. Diskpart

Perintah untuk Command Prompt yang satu ini juga masih berkaitan dengan adanya harddisk. Ketika anda mengetikkan “diskpart” pada Command Prompt Windows, maka anda akan melihat manajemen disk secara tertulis pada aplikasi tersebut.

Dengan visibilitas sebuah partisi, anda akan lebih mudah melakukan format partisi, hapus partisi, dan berbagai fungsi lainnya dengan menggunakan fungsi tersebut.

6. Notepad

Selain bisa membuka aplikasi kalkulator, melalui Command Prompt Windows kita juga bisa membuka aplikasi Notepad. Aplikasi Notepad berfungsi sebagai catatan tertulis yang kemungkinan akan anda butuhkan sewaktu-waktu.

7. Taskmgr

Perintah dari Command Prompt Windows 10 yang satu ini berfungsi untuk memanggil Task Manager dari sebuah komputer. Task Manager merupakan pengelola aplikasi yang sedang berjalan secara realtime.

Melalui aplikasi ini, anda bisa mengecek kapasitas CPU dan Memory yang sedang digunakan. Selain itu, anda juga mampu menyudahi laju aplikasi jika sewaktu-waktu aplikasi not responding.

8. Shutdown

Shortcut Command Prompt yang satu ini memang sangat familiar. Perintah ini bisa anda gunakan untuk mematikan komputer tanpa harus melalui aplikasi Shutdown yang ada di dalamnya. Jadi, mematikan laptop dengan CMD akan terasa lebih mudah.

Berbagai perintah dari Command Prompt Windows di atas bisa anda gunakan pada aplikasi CMD. Penggunaan aplikasi command prompt tanpa mengetahui fungsinya seringkali mampu membuat error sistem operasi. Jadi, selalu hati-hati, ya!

10 Faktor Yang Harus Diperhatikan Dalam Memilih Database Server

 

Database merupakan salah satu bagian penting dalam sistem, baik skalanya kecil ataupun besar. Pemilihan database juga harus disesuaikan dengan kebutuhan sistem yang akan dibuat dan berkaitan dengan jumlah data. Semakin besar jumlah data berarti Anda perlu membutuhakn database server yang powerfull.

Sesuai tipenya, database ada yang versi gratis da nada juga yang berbayar. Tetapi jangan Anda remehkan yang gratis belum tidak powerfull untuk digunakan. Contoh saja MySQL yang menjadi database dengan pengguna terbesar kedua di dunia setelah Oracle. Untuk lebih lengkapnya bisa dilihat peringkat 10 besar database di dunia.

Enviroment Database

Database Enviroment
Database Enviroment

Sebelum memilih database, Anda nampaknya perlu mengetahui cara memilih database berdasarkan enviromet atau lingkungan program yang akan dibuat. Ada 2 jenis environment database yang ada saat ini, berikut pembahasannya:

1. Client Server

Client server adalah sistem computer dimana ada salah satu yang menjadi server untuk pusat komunikasi data dan beberapa client yang terhubung dengan server utama. Server pada environment pertama ini menjadi pusat basis data dan controlling, sedangkan client sebagai user yang memanfaatkan fitur dan fungsi database dari server. Contoh penerapannya bisa dilihat pada server hosting, billing warnet, alikasi sekolah dan sejenisnya.

2. Standalone

Sistem standalone hanya digunakan pada satu computer sehingga tidak memerlukan adanya peran server. Contoh penerapannya pada sistem aplikasi presensi offline dan beberapa aplikasi mobile lainnya.

Untuk Anda yang berencana membuat sistem atau aplikasi dengan satu user, maka milih database standalone adalah yang paling pas. Untuk Anda yang ingin membuat sistem atau aplikasi yang digunakan oleh banyak user, maka Anda harus menggunakan database client server.

Faktor Dalam Memilih Database Server

faktor memilih database server
faktor memilih database server

Pada artikel sebelumnya sudah dibahas mengenai 10 software pengelola database server terbaik, ada banyak pilihan untuk menentukan database server mana yang akan digunakan. Dalam melakukan pemilihan database perlu diperlukan juga koordinasi dengan pihak-pihak yang memiliki andil dalam pengembangan sistem atau aplikasi.  Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam memilih database seperti berikut ini:

1. Kapasitas penyimpanan

Besarnya kapasitas data merupakan salah satu hal yang perlu dipertimbangkan dari awal saat memilih server. Setiap database server memiliki kapasitas penyimpanan yang berbeda-beda. Senakin besar maka semakin mahal biaya yang akan Anda keluarkan.

Namun jika bisnis Anda masih terbilang kecil, kami merekomendasikan untuk menggunakan database yang kecil terlebih dulu. Tetapi untuk amannya Anda bisa memilih database yang lebih besar, jangan sampai operasional bisnis Anda terganggu karena server overload.

2. Keamanan data

Keamanan menjadi isu yang paling sensitive apalagi yang ada hubungannya dengan data. Untuk itu Anda perlu memberikan proteksi keamanan lebih untuk database server. Selain itu Anda juga bisa melakukan beberapa tips untuk mengamanankan database.

3. Kebutuhan hardware

Server
Server

Keutuhan hardware pada server bisa disesuaikan dengan keperluan, untuk akses yang cepat Anda bisa memilih server dengan prosesor generasi terbaru dengan RAM yang besar. Tetapi perlu diingat semakin tinggi spesifikasi hardware yang Anda gunakan nantinya akan berpengaruh pada biaya yang akan dikeluarkan.

4. Kemampuan database server

Ini berkaitan dengan spesifikasi hardware yang digunakan dan jenis databasenya. Untuk keperluan database yang kami lebih merekomendasikan untuk menggunakan database semacam Oracle yang terbukti sudah banyak digunakan sampai saat ini.

5. Ketersediaan update

Tentunya dalam memilih database Anda perlu memperhatikan support, terutama ketersediaan update software. Saat ini perkembangan dunia IT berjalan dengan cepat, jadi jika ada perubahan pastikan database server yang Anda gunakan selalu support.

6. Support bahasa pemrograman

Bahasa pemrograman terpopuler
Bahasa pemrograman terpopuler

Developer dalam memilih database server yang diperhitungkan salah satunya adalah support bahasa pemrograman. Setiap database pastinya memiliki support bahasa pemrograman yang berbeda-beda, jadi Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan sistem yang akan Anda bangun.

7. Mudah maintenance

Kemudahan dalam maintenance menjadi salah satu factor yang perlu diperhatikan. Ada beberapa database yang sedikit susah dalam hal maintenance, sehingga Anda perlu menyewa tenaga ahli dalam bidang database. Usahakan memilih database server yang mudah dalam hal maintenance sehingga tidak menganggu dalam proses bisnis yang berjalan.

8. Fitur backup

Setiap server memiliki layanan yang berbeda-beda untuk fitur backup, jika Anda sempat bisa melakukan backup secara mandiri, tetapi jika tidak sempat melakukan backup lebih baik memilih database server yang memiliki fitur backup rutin.

9. Dapat dikembangkan

Pastikan database server yang Anda pilih bisa dikembangkan lebih lanjut untuk business intelligent, data warehousing dan sejenisnya.

10. Harga

Nah yang terakhir tentang harga, ini menjadi salah satu faktor utama yang penting untuk diperhatikan. Sesuaikan budget anggaran dengan kebutuhan database server, yang terpenting jangan kurang dalam hal spesifikasi hardware dan kemampuan database server.

Nah demikian pembahasan mengenai 10 faktor yang harus diperhatikan dalam memilih database server. Jika ada faktor lain yang belum ditulis diatas silahkan tambahkan melalui kolom komentar dibawah.

5 Hewan Teraneh Di Dunia Terbaru 2022

Hallo sobat Sikupai.com jumpa lagi bersama kami kesayangan kamu blog Sikupai.com. Kami akan bahas tentang Binatang Teraneh Di Dunia yuk lih...